INTER VLAN ROUTING

INTER VLAN ROUTING

1. Gambar topologinya
 Dari gambar diatas kita menggunakan 1 buah router, 2 buah switch, dan 4 Laptop dengan 2 Vlan (vlan 50 dan vlan 60) serta untuk menghubungkan laptop ke switch menggunakan kabel straight, untuk menghubungkan antar switch menggunakan kabel cross, untuk menghubungkan wwitch dengan router menggunakan kabel straight.

2. Langkah konfigurasi vlannya adalah sebagai berikut.
- Konfigurasi vlan pada switch 1 dan verifikasinya


Gambar verifikasi yang menunjukan bahwa port 1 anggota vlan 50, dan port 2 anggota vlan 60.

-Konfigurasi switch 2 dan verifikasinya.


Dari gambar verifikasi diatas bisa dilihat bahwa port 1 adalah anggota vlan 50 dan port2 adalah anggota vlan 60.

3. Konfigurasi Trunk Vlan dengan perintah pilih port 24 dan switchport mode trunk kemudian verifikasi di masing-masing switch dengan perintah "sh int trunk" pada mode privilleged configuration".

Gambar diatas adalah gambar konfigurasi trunk di switch satu beserta verifikasinya.

Gambar diatas adalah gambar konfigurasi trunk di switch dua beserta verifikasinya.

6. Isikan ip address pada setiap laptop, 2 laptop vlan 50 dengan alamat ip (192.168.50.5 dan 192.168.50.6) da 2 laptop Vlan 60 dengan ip (192.168.60.7 dan 192.168.60.8)



5. Cek Koneksi sesama vlan yang berbeda switch dengan pengiriman simple PDU.


Dari gambar diatas kita mengetahui bahwa koneksi sesama vlan dengan beda switch adalah sukses sedangkan koneksi antar beda vlan (vlan 50 ke vlan 60) failed. Maka disinillah diperlukan peran router sebagai penghubung.

6. Konfigurasi inter-Vlan routing

 Perintah untuk menghubungkan switch yanng terhubung dengan router pada port 23.

7. Konfigurasi pada routernya adalah sebagai berikut.

Jika pilih yes maka konfigurasi nya akan dilakukan secara otomatis, sedangkan pilih no maka akan dilakukan konfigurasi secara manual.
Ketik perintah :
enable
conf t
int fa0/0
no sh
(untuk mengaktifkan port0/0 pada router)

 Keterangan gambar poin 1 adalah konfigurasi port0/0 pada router untuk vlan 50.
 Keterangan gambar poin 1 adalah konfigurasi port0/0 pada router untuk vlan 60.
sedangkan verifikasinya adalah sebagai berikut.


untuk mengetahui gateway masing-masing vlan yang telah kita konfigurasi di router kita mengetikan perintah "sh ip route". seperti gambar dibawah ini.

konfigurasi untuk roter telah selesai. Kemudian kita masukan gateway pada masing-masing anggota vlan.

Gambar ip gateway untuk vlan 50.

Gambar ip gateway untuk vlan 60.

8. Setelah selesai mengisikan ip gateway tinggal melakukan tes koneksi antar vlan yang berbeda dengan pengiriman simple PDU.

 kenapa failed pada saat pertama kali pengiriman dari vlan 50 ke 60 ? karena sedang pengenalan jalur atau pengenalan gateway melewati router. Lakukan pengiriman lagi maka akan sukses.

Demikian langkah-langkah konfigurasi inter-vlan routing.
Sekian dan terimaksih semoga bermanfaat.


Kesimpulan :
1. Inter-Vlan routing digunakan untuk menghubungkan antar vlan yang berbeda dengan mengkonfigurasi gateway dalam router agar dapat saling berkomunikasi dan bertukar data.
2. Selesai dengan konfigurasi gateway pada router jangan sampai lupa juga untuk memasukan alamat ip gateway pada masing-masing anggota vlan sesuai dengan ip gateway yang diatur dalam router.
3. Pengetesan peratama kali pengiriman PDU statusnya failed karena sedang pengenalan jalur atau sedang mencari jalu(berkenalan) melewati gateway router.


 

Share:

TRUNK VLAN DI CISCO PACKET TRACER

TRUNK VLAN DI CISCO PACKET TRACER

Trunk 2 switch dan 2 Vlan dengan nama vlan 10 dan vlan 20
topologi seperti gambar berikut


1. Konfigurasi switch pertama 
pertama mengganti hostname dan memberikan vlan id dan nama vlan.


 2. Verifikasi vlan id dan nama id yang telah kita buat pada database switch dengan perintah "sh vlan" di mode privilleged configuration.

 Gambar diatas menunjukan bahwa vlan id dan nama id yang dibuat telah sukses tersimpan dalam database switch

3. Pemilihan anggota port yang akan menjadi bagian vlan 10 dan vlan 20

  Port 1 dan 2 sebagai anggota vlan 10
  Port 3 dan 4 sebagai anggota vlan 20

4. Verifikasi dengan cara ketikan perintah " sh vlan" di mode privilleged configuration

  

5. Konfigurasi Ip Address pada client anggota vlan 10 dan 20.

Gambar diatas adalah konfigurasi Ip address untuk pc 1 pada vlan 10 dengan ip address 192.168.10.10 dan untuk pc 2 Ip address nya menggunakan 192.168.10.11 dengan subnetmask yang sama yaitu 255.255.255.0

Gambar diatas adalah konfigurasi Ip address untuk pc 1 pada vlan 20 dengan ip address 192.168.20.20 dan untuk pc 2 Ip address nya menggunakan 192.168.20.21 dengan subnetmask yang sama yaitu 255.255.255.0

6. Tes konfigurasi vlan yang ada pada switch satu dengan cara mengirimkan simple pdu.

Konfigurasi vlan pada switch satu telah berhasil ditandai dengan suksesnya mengirim PDU dari sesama anggota vlan yang sukses kemudian gagal jika mengirim PDU ke beda id vlan (menyebrang).

7. Untuk konfigurasi Switch yang kedua lakukan langkah-langkah yang sama persis dengan konfigurasi pada Switch satu diatas untuk hostname switch dua adalah "switchkedua", kemudian setelah selesai konfigurasi Switch kedua isikan alamat ip pada masing-masing anggota vlan dengan meneruskan ip yang sebelumnya. Jadi Vlan 10 pada switch yang kedua menggunakan alamat ip 192.168.10.12 dan 192.168.10.13 serta alamat ip pada anggota vlan 20 adalah 192.168.20.22 dan 192.168.20.23 dengan sabnetmask yang sama yaitu 255.255.255.0


Gambar konfigurasi switch ke dua, kemudian verifikasi dengan perintah " sh vlan".

Ternyata hasil verifikasi menunjukan bahwa anggota port vlan yang telah terpilih baru 3 yaitu port 1 dan 2 yang dipilih untuk anggota vlan 10sedangkan untuk anggota vlan 20 baru terpilih 1 port yaitu port no 4, setelah diteliti ulang bahwa ada kesalahan pada saat konfigurasi di switch nya terlewatkan satu perintah "int fa0/4", lakukan perbaikan konfigurasi dengan cara konfigurasi port 4 pada switch seperti gambar dibawah ini kemudian verifikasi kembali.

Hasil verifikasi menunjukan bahwa vlan 10 meliki anggota port 1 dan 2 kemudian vlan 20 memiliki anggota port 3 dan 4. Selesai konfigurasi switch kedua tinggal melakukan pengisian ip dan pengetesan konektifitas.

 ip pada pc 1 switch 2 kemudian ip untuk pc yang kedua vlan 10 adalah 192.168.10.13

 ip pada pc 1 switch 2 kemudian ip untuk pc yang kedua vlan 20 adalah 192.168.20.23

7. Tes konfigurasi vlan yang ada pada switch satu dengan cara mengirimkan simple pdu.

 Konfigurasi Vlan pada switch 2 telah sukses dilakukan

8. konfigurasi Trunk Vlan pada Switch 1 dan 2 serta verifikasi
Sebelumnya kita harus menghubungkan konektifitas antara kedua switch dengan kabel cross dengan interface fastethernet di port 24.


9. Konfigurasi pada kedua switch untuk menggabungkan kedua switch dengan perintah trunk seperti pada gambar dibawah ini.

Perintah pada masing-masing switch untuk mode trunk adalah " int fa0/24" >> "sw mo trunk".
Kemudian verifikasi pada masing-masing switch dengan perintah "sh int trunk" pada mode privilleged configuration. Setelah diverifiakasi dan jika hasil konfigurasi trunk pada masing-masing switch telah sukses maka muncul verifikasi bahwa port 24 telah dalam mode trunk on dengan encapsulation 802.1q.

10. Lakukan pengetesan koneksi pada masing-masing vlan dengan pengiriman PDU pada vlan yang sama namun berbeda switch. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.


Sekian untuk konfigurasi Trunk Vlan pada Cisco Packet Taracer, semoga bermanfaat dan menambah wawasan.



Kesimpulan :
1. Pembuatan Trunk Vlan dengan menggunakan 2 buah switch dan nama vlan nya adalah vlan 10 dengan 2 anggota berada di switch 1 dan 2 anggotanya lagi berada di switch 2 begitupun untuk anggota vlan 20.
2. Untuk mengoneksikan antar switch menggunakan kabel cross dan port yang dipilih untuk mode trunk adalah port 24 di masing-masing switch. Perintah untuk trunk vlan adalah "int fa0/24">> "sw mo trunk".
3. Pengetesan koneksi anatara satu vlan berbeda switch dilakukan dengan mengirimkan Simple PDU dan statusnya sukses untuk koneksi antar dua buah vlan yang berbeda masih tetap failed.





Share:

KONFIGURASI VLAN PADA CISCO PACKET TRACER

KONFIGURASI VLAN PADA CISCO PACKET TRACER

VLAN (Virtual Local Area Network) merupakan salah satu teknik yang bisa diambil jika ingin menerapkan konsep switching pada jaringan. 
VLAN merupakan sekelompok perangkat pada suatu Local Area Network atau lebih yang dikonfigurasikan, sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.
Dari dua pengertian VLAN diatas dapat disimpulkan bahwa VLAN merupakan suatu teknik konfigurasi perangkat dalam sebuah LAN sehingga dapat berkomunikasi meskipun berbeda segmen.
Kita akan membuat dua buah VLAN yaitu "VLAN ID 3" dengan nama "TKJ" dan "VLAN ID 13" dengan nama "KKPI", untuk masing-masing VLAN kita buat didalamnya terdapat satu buah PC Client dan satu buah Laptop.  Konfigurasi VLAN pada Cisco Packet Tracer adalah sebagai berikut :
1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer 
2. Ambil satu switch 2950-24 (24 Port)


3. Ambil dua Pc dan dua Laptop.


4. Hubungkan Switch denga PC dan Switch dengan Laptop menggunakan kabel Straight.


-lampu indikator kabel berwarna hijau yang artinya ready atau terhubung.
-jika lampu indikatornya berwarna orange atau kuning berarti sedang proses menghubungkan.
-jika lampu indikatornya berwarna merah berarti tidak terhubung atau terjadi kesalahan kabel.

5. Konfigurasi Switch.


-Ada beberapa Mode dalam Switch, diantaranya:
* Pada gambar diantas no.1 berarti berada pada Mode User Configuration.
* Pada gambar diatas no.2 berarti berada pada Mode Privilleged Configuration.
* Pada gambar diatas no.3 berarti berada pada Mode Global Configuration.

6. Merubah Hostname Switch.


Awalnya hostname nya Switch berubah menjadi "swsatu".

7. Buat VLAN ID dan Nama VLAN.

* VLAN ID 3 dan 30, Nama tkj dan kkpi

8. Verifikasi VLAN ID dan Nama VLan yang telah kita buat.

 * no satu pada gambar diatas adalah database didalam Switch
 * no dua pada gambar diatas adalah port default milik VLAN 1.
 * no tiga pada gambar diatas adalah status VLAN ID dan Nama VLAN yang telah dibuat (sukses dibuat)

9. Memilih atau menetapkan anggota Port untuk menjadi anggota VLAN, secara default semua port adalah anggota VLAN 1.

 int fa0/1 >> untuk memilih port
 sw mo acc >> untuk mengakses
 sw acc vlan 3/30 >> memilih di VLAN mana

10. Verifikasi pemilihan anggota port pada masing-masing VLAN.




dari gambar diatas kita bisa tahu bahwa pemilihan anggota port pada masing-masing Vlan telah ditentukan atau telah sukses dikonfigurasi. Untuk VLAN 3 ada Port 1 dan 2, untuk VLAN 30 ada Port 3 dan 4. Dan pada gambar diatas ada vlan 10 dan vlan 13 bisa dihapus dengan cara ketik perintah " no vlan".


  verifikasi penghapusan vlan tadi

11. Setelah selesai konfigurasi Switch kemudian kita konfiguras Lapotop dan Pc pada masing- masing vlan. Dengan memasukan IP Address dan Subnetmask.



 Gambar diatas adalah pengaturan Ip Address pada Laptop VLAN 3.



 Gambar diatas adalah pengaturan Ip Address pada PC VLAN 3.



 Gambar diatas adalah pengaturan Ip Address pada Laptop VLAN 30.


 Gambar diatas adalah pengaturan Ip Address pada PC VLAN 30.

12. Setelah selesai memasukan alamat Ip pada masing-masing Client disetiap VLAN kemudian lakukan pengetesan koneksi. Bisa melalui CMD dengan perintah ping "alamat ip" atau dengan cara melakukan pengiriman Simple PDU dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.

 
Konfigurasi VLAN telah sukses dilakukan, ditandai dengan status sukses pada pengiriman satu vlan yang sama dan gagal atau failed dalam pengiriman berbeda VLAN.
Sekian mengenai konfigurasi VLAN pada Cisco Packet Tracer, Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.

Kesimpulan :
1. Ada beberapa mode configurasi dalam Cisco diataranya ada Mode User Configuration, Mode Privilleged Configuration, dan Mode Global Configuration.
2. Pada Database Switch ada 5 VLAN yang menjadi VLAN default, VLAN 1, VLAN 1002, VLAN 1003, VLAN 1004, dan VLAN 1005.
3. Konfigurasi saat pemilihan port yang menjadi anggota VLAN harus sesuai pada saat kita mengoneksikan kabel pada Clien ke Switch untuk mencegah terjadiny kesalahan pada saat konfigurasi di Switch.
Share:
Batman Begins Background

Postingan Populer

ABOUT ME

ENDAH SARAH WANTY
Hanya seorang alumni Sarjana Teknik Informatika. Sekarang sedang fokus menikmati hidup sambil mengisi waktu untuk ngeblog dan berharap ilmunya dapat bermanfaat untuk banyak orang. 

Recent Posts